Pasar Online Kuningan (POK) Jabar: Di Balik Layar

Pasar Online Kuningan (POK) Jabar? Siapa sih admin-nya? Seperti apa asal mula berdirinya grup fenomenal ini? Bagaimana pengelolaanya? Ada cerita menarik di balik POK? Dan apa sebetulnya harapan pengelola POK ke depan? Secara sepintas, grup lokal kuningan dan sekitarnya ini memang didominasi oleh aktifitas jual beli hand phone (HP) baik HP baru ataupun bekas. Namun, pada dasarnya, grup dengan member ratusan ribu ini terbuka untuk aktifitas jual beli barang dan jasa lainnya.

pasar-online-kuningan-pok

POK atau singkatan dari Pasar Online Kuningan ini adalah sebuah grup facebook yang fokus pada aktifitas jual beli berbagai barang atau jasa secara online dengan target wilayah utama di seputaran Kuningan, Jawa Barat. Saat ini, POK memiliki jumlah member yang cukup fantastis yaitu sektiar 346 ribu member, dan sekitar 20rb/jam notifikasi atau pemberitahuan dari member aktif! Ini dia halaman grupnya: Grup Facebook Pasar Online Kuningan (POK) Jabar.

Tentunya POK tidak ada dengan sendirinya, atau disediakan begitu saja oleh pihak facebook. POK itu dibuat, dan dikelola. Ada serangkaian cerita yang terangkai hingga menjadi besar seperti sekarang. Lalu Kapan berdiri dan siapa admin POK yang berhasil membesarkan grup seperti sekarang ?

Kapan Berdirinya POK?

Dari hasil wawancara dengan admin POK saat ini, ternyata POK sudah berdiri sejak tahun 2013, tepatnya bulan Juli 2013. Namun karena admin saat itu memiliki banyak kesibukan diluar, pada bulan April-Mei 2014 terjadi peralihan admin yang berhasil bertahan sampai sekarang.

Siapa Admin POK?

Setelah sekian lama “nyamuni” di balik riuhnya aktifitas grup jual beli terbesar di kuningan ini, akhirnya, sang “ADMIN” memutuskan untuk muncul ke permukaan. Berdasarkan penuturannya, keputusannya dipicu oleh beberapa member aktif grup POK sendiri yang kerap merasa “tak berinduk”.

“Alhamdulillah, cukup banyak orang yang merasa terbantu dengan kehadiran POK. Bahkan tidak sedikit yang menjadikan aktifitas jual beli di POK ini sebagai mata pencaharian utamanya. Rupanya diantara mereka banyak yang ingin berterima kasih, dan sesekali berdiskusi demi kemajuan POK. Tetapi kepada siapa?? Akhirnya dengan berbagai pertimbangan saya merasa harus muncul ke permukaan. Toh ini hal positif, kenapa nggak…” Jelas sang admin.

Sekitar bulan Agustus 2017, ia resmi memperkenalkan diri kepada beberapa member aktif. Dialah Cucu Wahyudin atau sering juga dipanggil Cupliz atau Gahoel .. seorang pemuda kelahiran tahun 1990-an yang lahir dan besar di Desa Purwasari, Kecamatan Garawangi, Kabupaten Kuningan.

cucu-wahyudin-admin-pok-kuningan

Begini Cara Admin POK Menambah Ratusan Ribu Membernya

brosur-pasar-online-kuningan-jabar

Pada saat dipindah-kelolakan, POK memiliki member sekitar 15rb-25rb. Dengan berbagai cara, Cucu berusaha meningkatkan jumlah membernya. Bukan dengan menggunakan tool-tool atau bot yang saat ini banyak tersedia untuk menambah member grup facebook secara masal, atau dengan cara premium seperti FB Ads atau Google Adword. Namun Cucu melakukan lelaku pencarian member secara konvensional. Salah satu cara yang secara konsisten ia lakukan adalah dengan menyebarkan brosur berisi ajakan untuk bergabung di grup Pasar Online Kuningan (POK) Jabar ini. Berikut ini saya foto penampakan brosur tersebut.

Ia mencetaknya menjadi ribuan potong brosur, kemudian menyebarkannya terutama kepada kumpulan orang yang ia temui di jalan. Lelaku tersebut ia lakukan secara konsisten selama 2 tahun! Al hasil, hari demi hari, semakin banyak orang kuningan yang bergabung ke dalam grup POK. Dan hingga saat ini, membernya terus bertambah, bukan hanya di wilayah Kuningan, tetapi Cirebon, Majalengka, Cikijing, dll.

Bagaimana Mengelola Grup POK ?

Pernah bertanya-tanya bagaimana cara mengelola grup POK yang memiliki ratusan ribu member dengan tingkat keaktifan member yang cukup tinggi? Atau bagaimana cara admin mendapatkan penghasilan dari grup tersebut?

Sejak awal, Cucu sudah yakin bahwa grup POK memiliki potensi sangat bagus untuk dikembangkan. Namun, ia juga sadar bahwa perjalanan yang akan ia tempuh itu bukan tanpa resiko. Butuh kerja keras dan pengorbanan sampai kemudian konsistensinya membuahkan hasil seperti keadaan POK sekarang yang selalu diramaikan oleh aktifitas jual beli.

Secara sukarela ia berusaha mengelola grup seorang diri. “Kepercayaan” adalah salah satu hal yang ia pikir perlu ditanamkan pertama kali kepada setiap member POK sehingga mereka tidak ragu untuk melakukan transaksi. Ia membangunnya melalui sistem COD ataupun  pengiriman langsung ke rumah pembeli.

Saya sendiri mengenal Cucu karena dulu saya sering order kartu perdana. Ia selalu mengirimkan barang pesanan saya walaupun jarak rumah saya cukup jauh dari rumahnya. Bahkan kalau kebetulan saya membutuhkannya di malam hari, ia tidak segan untuk mengantarkannya. Dan ia melakukan itu juga kepada sebagian besar konsumen lainnya. Lama kelamaan, pengalaman bertransaksi yang nyaman di POK pun terbentuk. Walaupun tentunya terkadang ada satu dua penjual lain atau pembeli lain yang nakal, tetapi masih lebih banyak penjual atau pembeli yang amanah.

Basecamp POK yang Sederhana

Grup jual beli online berbasis grup facebook terbesar di Kuningan ini ternyata dioperasikan di sebuah rumah sederhana di perkampungan pada umumnya. Bukan kantor besar, toko, gudang, atau sejenisnya. Untuk menemukannya, kita perlu menelusuri gang kecil yang hanya bisa diakses oleh sepeda motor atau jalan kaki.

Cucu memantau aktifitas grup POK di kamar yang tidak begitu besar. Ia memfungsikan kamarnya sebagai kantor sekaligus tempat penyimpanan produk-produk yang ia jual. Bukannya ia tidak mau membuka toko atau kantor khusus, tetapi ia juga memiliki misi untuk menyampaikan pesan kepada member POK lainnya, bahwa berdagang itu tidak selalu harus dengan beban usaha yang besar. Justru dengan beroperasi “hanya” dari kamar sendiri, kita sudah mengikis banyak beban usaha seperti biaya operasional atau sewa toko/ruko. Toh, selama ini dagangan ia sendiri pun tetap laris manis, walaupun hanya dipasarkan dari kamar kecil melalui grup POK.

POK itu Gratis

Siapapun bisa melakukan aktifitas jual beli di grup ini. Tanpa dipungut bayaran. Tidak ada biaya gold merchant misalnya, atau top ads seperti tokopedia dan marketplace lainnya. Semuanya hanya antara penjual dan pembeli. Namun, tentunya bukan berarti tidak perlu adanya pengelolaan. Grup dengan notifikasi kurang lebih 20rb per jam ini selain mengganggu akun admin juga perlu pengawasan berkelanjutan untuk mencegah postingan-potingan jail dari membernya atau potensi kejadian-kejadian diluar perhitungan. Lalu darimana Admin mendapatkan pasokan dana untuk mengelola grup yang sangat sibuk tersebut?

Sumber Dana Pengelolaan Grup POK

Yah! Dari rumah sederhana itulah, Cucu mengoperasikan grup POK. Salah satu sumber dana pengelolaan grup tersebut ia dapatkan dari hasil dagangan produknya sendiri di grup tersebut. Jika anda sering berkunjung ke grup POK, mungkin anda akan sering melihat lapaknya sang admin ini. Lapaknya selalu berada di atas (sticky/post pinned), dan itu sangat membantu. Selain untuk kemajuan usahanya sendiri, hasil dari lapaknya tersebut disisihkan untuk biaya pengelolaan grup. Jadi, tidak perlu risih dengan hal tersebut, wajar jika admin memposisikan lapaknya sendiri di posisi paling atas di halaman tersebut, karena itu demi keberlanjutan grup POK itu sendiri. Admin juga harus memikirkan kompensasi sekitar 3 orang tim pengelola lainnya yang selama ini membantu mendistribusikan barang dagangannya sekaligus membantunya mengelola grup POK.

Sumber dana lainnya berasal dari beberapa member aktif yang secara sukarela memberi donasi setiap bulannya kepada pengelola. Berdasarkan penuturan admin, saat ini ada sekitar 20 donatur yang secara rutin memberikan donasi. Ia berharap ada banyak lagi donatur yang sukarela memberikan donasi. Toh, itu untuk kemajuan grup POK sendiri.

Ke Depan, POK Mau Diapakan?

Dengan jumlah member ratusan ribu, dan keaktifan yang luar biasa, tentunya grup Pasar Online Kuningan (POK) Jabar ini memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan menjadi lebih profitable lagi ke depan, baik untuk admin dan seluruh member POK.

POK berharap bisa memiliki aplikasi mobile khusus berbasis android dan IOS yang diharapkan bisa lebih mempermudah member untuk mengakses POK langsung dari smartphone masing-masing. Selain itu, admin POK juga berencana memberikan layanan premium bagi member aktif, entah itu berupa space spesial atau lainnya. Sebagai bentuk dukungan lainnya, POK juga berencana membuat sebuah blog yang berisi berbagai tips jualan, marketing, dll yang sekiranya bisa membantu member dalam mengembangkan usahanya.

Namun, semuanya tidak mungkin terwujud tanpa dukungan dari member. Oleh karena itu, admin POK sangat mengharapkan terjadinya peningkatan animo member POK sendiri terhadap pengelolaan grup Pasar Online Kuningan (POK) jabar ini.

Tinggalkan Komentar

%d bloggers like this: