Persyaratan Pendaftaran, Cara, Biaya dan Tes Kesehatan SIM Online 2021

Persyaratan Pendaftaran, Cara, Biaya dan Tes Kesehatan SIM Online 2021

Warga kini dapat mengatur pembuatan atau pembaruan Surat Izin Mengemudi (SIM) secara online melalui aplikasi SINAR, yang merupakan singkatan dari SIM Nasional Presisi. Dikabarkan bahwa aplikasi tersebut akan tersedia di App Store atau Play Store. Siapapun dapat menggunakan layanan SIM online ini.

Kombes Jati, Kepala Sub Direktorat SIM Direktorat Registrasi dan Identifikasi (Ditregident) Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri, mengatakan peluncuran aplikasi SIM SINAR online berlangsung pada Selasa (13/4/2021).

Persyaratan untuk registrasi SIM online

Layaknya membuat kartu SIM biasa, pembuatan kartu SIM online harus memenuhi sejumlah syarat. Persyaratannya umumnya sama seperti untuk membuat kartu SIM umumnya.

1. Memenuhi persyaratan administrasi seperti KTP, melampirkan surat keterangan sehat jasmani dan rohani serta mengisi formulir permohonan dari kepolisian.
2. Usia minimal. Jika Anda menginginkan SIM A, C, D, Anda harus berusia minimal 17 tahun. Di sisi lain, jika Anda menginginkan kartu SIM A, Anda harus berusia minimal 22 tahun. Sebaliknya, jika Anda ingin menggunakan kartu SIM B1 dan B2, Anda harus berusia 22 dan 23 tahun atau lebih.
3. Pembuat SIM harus lulus ujian, yaitu ujian teori dan praktek.

Cara mendaftar kartu SIM secara online

Calon pembuat SIM A atau SIM C dapat mendownload aplikasi digital yang disebut SINAR dari “App Store” atau “Play Store” di smartphone. Atau, Anda dapat mengunjungi situs http://sim.korlantas.polri.go.id.

Formulir tersebut kemudian akan ditampilkan di aplikasi tersebut. Mengisi formulir dengan berkas KTP serta surat keterangan jasmani dan rohani. Kemudian Anda akan langsung menerima bukti pendaftaran melalui email.

Baca Juga:  April ini Kamu Bisa Urus SIM Online dengan SINAR Tanpa Harus ke Satpas

Selain itu, jika Anda menerima bukti pendaftaran, Anda harus membayar dengan kode yang diberikan di situs web atau aplikasi Korlantas.

Nanti setelah pembayaran selesai, Anda harus datang ke Korlantas untuk mengikuti ujian.

Jangan lupa membawa syarat yang diperlukan. Melalui aplikasi SINAR, pelamar perpanjangan SIM A dan SIM C tidak lagi harus datang ke kantor Satpas.

Namun untuk membuat kartu SIM baru, pelamar harus datang ke Satpas untuk melakukan uji lapangan. Pelamar harus lulus saat pendaftaran atau pendaftaran online melalui aplikasi Sinar.

Pemeriksaan kesehatan

Surat ketarangan sehat diperlukan untuk perpanjangan SIM. Untuk kartu SIM online, pelamar juga bisa menjalani pemeriksaan kesehatan melalui layanan psikotes menggunakan aplikasi E-PPSi dan E-Rikkes.

Setelah memasukkan informasi yang diperlukan untuk mendaftar SIM Online. Pelamar harus melakukan langkah-langkah verifikasi hasil pemeriksaan kesehatan E-Rikkes dan E-PPSI yang dilakukan secara elektronik oleh pejabat Polda Dokkes.

Pemohon kemudian menunggu tim dokter untuk mengunggah hasil tes dan psikotes untuk diputuskan lulus.

Biaya Perpanjangan dan penerbitan kartu SIM baru

Setiap jenis SIM memiliki biaya sendiri. Berikut ini untuk Perpanjangan SIM

  • Biaya perpanjangan SIM A : Rp 80.000.
  • Perpanjangan SIM C: Rp 80.000.
  • Biaya tambahan Rp 5.000.

Berikut untuk Pembuatan baru SIM ONline

  • SIM A, SIM B1 dan SIM B2: Rp 120.000
  • SIM C: Rp 100.000
  • SIM D: Rp 50.000
  • Kartu SIM Internasional: Rp 250.000

Selain membayar biaya pembuatan kartu SIM baru, Anda harus membayar biaya tambahan.

  • BIaya asuransi: Rp 30.000
  • Pemeriksaan kesehatan jasmani: Rp 25.000
  • Pemeriksaan Kesehatan Rohani: Rp 40.000
  • Permohonan SKUKP: Rp 50.000

Ini adalah sekumpulan informasi tentang persyaratan, Cara, dan biaya untuk membuat atau memperbarui SIM Online.

Baca Juga:  Apa itu Microsoft Team dan Bagaimana Cara Kerja untuk Guru dan Murid?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *