Cara Mencairkan BPJS Ketenagakerjaan program JHT via online

Cara Mencairkan JHT BPJS Ketenagakerjaan online

Jika Anda ingin mengetahui cara mencairkan BPJS Ketenagakerjaan program Jaminan Hari Tua (JHT), jangan bingung. Program JHT dapat dilaksanakan secara online (BPJS Ketenagakerjaan Online).

Irvansyah Utoh Banja, Deputi Direktur Hubungan Masyarakat dan Antar Lembaga BP Jamsostek, menjelaskan klaim BPJS Ketenagakerjaan atas program JHT dapat diajukan melalui Lapak Asik BPJS Ketenagakerjaan.

Lapak Asik BPJS Ketenagakerjaan adalah singkatan dari Layanan Tanpa Kontak Fisik. Prosedur alternatif untuk mencairkan program JHT BPJS Ketenagakerjaan melalui internet tanpa harus mendatangi kantor cabang.

Syarat terpenting untuk mencairkan 100% dana JHT BPJS Ketenagakerjaan adalah karyawan tersebut tidak lagi dipekerjakan oleh perusahaan karena diberhentikan atau diberhentikan sendiri.

Pada tahap pertama klaim BPJS Ketenagakerjaan JHT, peserta perlu menyiapkan dokumen yang diperlukan, seperti:

  • Kartu peserta tenaga kerja asli dan foto copy
  • KTP Asli (KTP) dan Fotokopi.
  • Kartu Keluarga (KK) asli dan fotocopynya.
  • Keterangan pemberhentian bekerja oleh perusahaan atau penetapan dari Pengadilan Hubungan Industrial.
  • Formulir klaim JHT yang telah diisi lengkap.
  • Buku rekening tabungan atas nama peserta JHT itu sendiri.

Seluruh proses tidak membutuhkan peserta di kantor BP Jamsostek. Pendaftaran dapat dilakukan di antrian.bpjsketenagakerjaan.go.id.

Peserta cukup mengupload dokumen dan mengirimkannya melalui email yang disediakan di email konfirmasi untuk menghubungi mereka melalui video call dan mengonfirmasi dokumen yang diperlukan.

Setelah proses verifikasi selesai, peserta hanya perlu menunggu dana masuk setelah semua tahapan proses klaim selesai. Peserta juga dapat mengikuti proses pengajuan klaim JHT dari menu Tracking di BPJSTKU untuk melihat proses klaim.

Berikut tahapan klaim BPJS ketenagakerjaan program JHT.

  • Pendaftaran dari antrian.bpjsketenagakerjaan.go.id (BPJS Ketenagakerjaan online)
  • Pilih Tanggal dan waktu aplikasi dan cabang terdekat.
  • pindai semua dokumen yang diperlukan, termasuk formulir faktur JHT yang telah diisi lengkap, lalu kirimkan dokumen tersebut melalui email ke kantor cabang pilihan Anda.
  • Kirimkan dokumen tersebut paling lambat H-1 sebelum tanggal pengajuan.
  • Setelah menerima email, pesan singkat (sms) memberikan informasi mengenai waktu dan identitas petugas BP Jamsostek yang nantinya akan menghubungi peserta melalui video call (video call).
  • Siapkan semua dokumen asli untuk presentasi saat dihubungi melalui video call.
  • Jika dokumen dinyatakan lengkap dan verifikasi resmi telah lolos, klaim JHT akan ditransfer ke rekening bank peserta.
Baca Juga:  Mau Dapat Kacamata Gratis dari BPJS Kesehatan? Begini Caranya

Bisa mengajukan secara kolektif

Menurut Uto, pengajuan klaim program JHT bisa dilakukan tidak hanya secara perorangan, tapi juga secara kolektif melalui perusahaan pemberi kerja.

Sebelum mendaftar, peserta bisa mengecek dulu ke HRD perusahaan untuk melihat apakah mereka sudah bekerja sama dalam klaim JHT kolektif.

Jika sudah kerjasama, peserta dapat menghubungi departemen sumber daya manusia di perusahaan Anda untuk mengajukan klaim JHT bersama peserta lain di perusahaan yang sama. Anda harus mengirimkan semua salinan dokumen yang diperlukan ke HRD dan kemudian ke BP Jamsostek melalui Account Representative Anda.

Peserta harus menunggu proses penagihan selesai dan dana JHT mendarat ke rekening bank peserta. Namun, jika perusahaan tidak bekerjasama dalam pengajuan klaim JHT kolektif  maka peserta dapat memilih opsi ketiga.

“Sangat disarankan agar semua operasi dilakukan secara online dan dilaksanakan melalui lapak Asik Online dan kolektif untuk memastikan keamanan dan kenyamanan peserta selama pandemi Covid-19,” kata Ottoh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *