caption

6 CARA BISNIS ALA ABFURRAHMAN BIN AUF YANG AKAN MEMBUAT BISNIS KAMU SUKSES


Abdurrahman bin Auf adalah salah satu sahabat rasulullah yang sangat sukses dalam berbisnis beliau adalah sosok yang sangat Dermawan kaya raya dan sangat Soleh kesuksesan bisnisnya sangat menakjubkan memulai bisnis dari nol tanpa modal sepeserpun di Madinah dalam waktu kurang dari 3 bulan telah mendapatkan kesuksesan yang sangat luar biasa. Bagaimana rahasia bisnisnya? Di sini anda akam menemukan prinsip bisnis yang diterapkan oleh Abdurrahman bin Auf

“Saya tidak mau keuntungan yang banyak.” Itulah kata-kata sederhana yang mewakili konsep bisnis Abdurrahman bin Auf.

Beliau memilih mencari keuntungan yang sedikit margin kecil namun volume penjualan yang besar dalam berbisnis. Ia lebih memilih mendapatkan keuntungan Rp10 tapi dalam jumlah penjualan yang banyak daripada mendapatkan keuntungan Rp100.000 tapi hanya terjual 1 produk. inilah orientasi bisnis yang sangat brilian. Ketika anda memulai berbisnis jualan dengan harga yang sangat murah namun dengan keuntungan yang kecil. Kita berorientasi pada volume penjualan. Semakin banyak orang datang ke tempat kita, semakin baik. Seiring dengan waktu kita akan mendapatkan keuntungan dengan perputaran penjualan yang sangat besar.

Prinsip berikutnya adalah penjualan dilakukan dengan cara tunai. jika ada pilihan ada 1 barang laku secara tunai dengan keuntungan 100 dan 1 barang laku secara kredit dengan keuntungan 1 juta maka Abdurrahman bin Auf menyarankan lebih baik barang kita laku dengan keuntungan 100 daripada keuntungan 1 juta tapi dicicil. beliau lebih mengutamakan kecepatan dalam likuiditas hari ini terjual hari ini dapat uang secara akan mengambil barang lagi besok akan dijual lagi walaupun tidak menolak transaksi secara kredit tapi Abdurrahman bin Auf lebih suka dan lebih menyarankan melakukan servis dengan cara tunai.

Abdurrahman bin Auf memulai bisnis dengan modal integritas.

Sesampainya di Madinah Abdurrahman bin Auf tidak memiliki uang sepeser pun. ia pun pergi ke pasar melihat apa yang layak dijual di sana kemudian ia membangun kerjasama dengan seorang pengrajin alat pertanian di Madinah yang minta izin untuk mengambil barang hari ini untuk kemudian dibayar esok hari setelah barangnya laku seperti itulah cara beliau berbisnis waktu kurang dari sebulan beliau pun telah memiliki sebuah kios di pasar bisnisnya pun berlanjut ke bisnis properti ia mengajak kerjasama seorang pemilik lahan yang ada di dekat pasar Madinah untuk membangun sebuah pasar yang baru pasar modern yang jauh lebih baik baik Abdurrahman bin Auf menyediakan modal untuk membangun pasar tersebut dengan pemilik lahan menyediakan lah pakai tempat pembangunan Pasar tersebut sistem kerjasama yang dibangun adalah bagi hasil dalam waktu singkat semua lapak dan kios yang telah dibangun oleh Abdurrahman bin Auf pun telah di sewa oleh para pedagang pun tidak ditentukan setiap pedagang boleh membayar sewa dengan seikhlasnya inilah modal bisnis yang telah di ajarkan kepada kita oleh Abdurrahman bin Auf bahwa integritas jauh lebih penting dari sekadar uang integritas inilah yang membuat Abdurrahman bin Auf mendapatkan bisnis yang sangat luar biasa berorientasi pada pasar Itulah prinsip bisnis yang diterapkan dengan baik oleh Abdurrahman bin Auf dalam setiap mengambil keputusan beliau selalu mencoba memahami apa kebutuhan dan Apa keinginan dari konsumen pemahaman yang baik terhadap pasar membuat beliau mendapatkan kesuksesan yang sangat luar biasa kejelian dalam melihat Pasar sangat terbukti ketika Abdurrahman bin Auf untuk membangun sebuah pasar yang berdekatan dengan pasar Madinah yang telah ada pada saat itu beliau menemukan kondisi bawah pasar Madinah dalam kondisi sempit yang membuat ketidaknyamanan bagi para pedagang ataupun para penjual memahami kondisi tersebut Abdurrahman bin Auf pun memutuskan untuk membuat sebuah pasar baru yang ada di sekitar pasar Madinah lama dan terbukti keputusan itu adalah keputusan yang benar Bekerjalah untuk mencari keberkahan bukan semata-mata mencari keuntungan itulah nasehat yang ingin disampaikan oleh Bu Rahman bin Auf kepada kita prinsip ini dipegang dengan sangat sungguh oleh Abdurrahman bin Auf dalam berbagai tindakannya.

Salah satu contoh nyata adalah ketika Bu Rahman bin Auf memutuskan untuk membeli seluruh kurma busuk yang ada di Madinah pada saat itu kamu ingin mengikuti panggilan jihad fisabilillah ke dalam Perang Tabuk sepulang dari Perang Tabuk mereka terlambat memanen kurma yang ada di kebun kebun kurma mereka sehingga sebagian besar kurma mereka telah membusuk Mengetahui kondisi tersebut Abdurrahman bin Auf tergerak untuk membantu meringankan beban para petani. Ia pun memutuskan untuk membeli seluruh kurma yang ada di Madinah Abdurrahman bin Auf membeli kurma tersebut dengan harga yang wajar tujuan utamanya 1 ingin meringankan beban mereka dan mencari keridhaan Allah beberapa waktu Kemudian datang utusan dari Yaman utusan tersebut sengaja datang untuk mencari kurma busuk sebagai bahan untuk obat-obatan terciptalah kesepakatan transaksi antara Abu Rahman bin Auf dengan keputusan tersebut untuk sandi aman tersebut membeli seluruh kurma yang dimiliki oleh Abdurrahman bin Auf dengan harga 10 kali lipat sebuah hasil yang sangat luar biasa inilah cara Allah membalas Bagaimana orientasi bisnis Abdurrahman bin Auf yang bertujuan untuk membantu masyarakat dan mencari keridhaan Allah langsung dibayar dengan keuntungan yang berlipat ganda dalam berbisnis kita belajar untuk berorientasi kepada keridhoan Allah kita belajar untuk memberikan layanan terbaik kepada masyarakat memberi Manfaat terbaik kepada mereka pada akhirnya keuntungan pasti akan datang keuntungan adalah efek samping dari tujuan bisnis kita bukan sebagai tujuan utama menjual hanya barang berkualitas.

Itulah prinsip bisnis yang diterapkan Abdurrahman bin Auf dalam berdagang beliau memastikan bahwa semua barang yang dijualnya adalah barang yang berkualitas Andaikata barang tersebut ada cacat maka Abdurrahman bin Auf akan menyampaikan secara jujur kepada konsumen beliau akan memberitahukan apa kekurangannya dan dimana cacatnya jaminan kualitas atas barang yang dimilikinya dan kejujuran apabila terdapat barang yang kurang berkualitas membuat konsumen sangat percaya terhadap semua barang yang dijualnya kepercayaan konsumen inilah buat Abdurrahman bin Auf putar dalam melakukan proses pengembangan bisnis pelajaran penting setelah kita mempelajari 6 prinsip bisnis ala Abdurrahman bin Auf adalah bahwa kita tahu modal Uang bukanlah modal yang utama modal integritas dan personality adalah hal penting akan membuat kita lebih mudah sukses dalam berbisnis hal penting yang bisa menjadikan catatan adalah bisnis berorientasi pada volume penjual ambil keuntungan yang kecil asalkan volume penjualannya besar melakukan bisnis dengan tunai lebih baik kita pegang uang Rp10 tapi secara tunai daripada kita menang 100000 dalam bentuk kredit ada resiko dalam bisnis secara kredit ada resiko ketika pembelian dilakukan secara non tunai kita membutuhkan modal yang lebih besar dan perputaran uang mungkin akan terhambat hal penting lagi yang dapat kita jadikan pelajaran bahwa berbisnislah untuk Allah kita bekerja berbisnis untuk melayani masyarakat dalam proses melayani pasti kita akan mendapatkan keuntungan berbisnis untuk mencari Ridha Allah bukan semata-mata untuk mengejar uang dengan cara ini kita lebih menikmati pekerjaan kita sebagai menikmati bisnis kita dan pada akhirnya Kesuksesan akan mudah kita raih

Read More: AJangan Jadi Entrepreneur Kalau Anda Memiliki 5 Pertanda ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *